Cek ketersediaan domain
Jika data di registri kosong, artinya nama itu sedang tidak terdaftar. Kami menyampaikannya dengan jelas — beserta waktu pengecekannya.
Cek whois instan untuk 1.494 ekstensi domain. Siapa pemilik domain, kapan didaftarkan, dan kapan masa aktifnya habis — lengkap dengan sumber data dan waktu pengecekan.
Alamat IP Anda
Biasanya ada empat pertanyaan yang membawa orang ke sini: apakah domain masih tersedia, siapa pemiliknya, kapan masa aktifnya habis, dan di mana domain itu di-hosting. Satu kali cek menjawab keempatnya.
Jika data di registri kosong, artinya nama itu sedang tidak terdaftar. Kami menyampaikannya dengan jelas — beserta waktu pengecekannya.
Cek pemilik domain menampilkan registrar, registri yang menaunginya, dan data kontak apa pun yang masih dipublikasikan registri. Jika tidak ada yang dipublikasikan, kami jelaskan alasannya.
Tanggal pendaftaran, pembaruan, dan kedaluwarsa ditampilkan sebagai tanggal kalender sekaligus sisa hari, jadi Anda tahu berapa lama waktu yang tersisa.
Di mana domain di-hosting, apakah sudah ditandatangani dengan DNSSEC, dan kode status EPP mana yang sedang menguncinya.
WHOIS adalah catatan publik tentang siapa yang mendaftarkan sebuah domain dan kapan. Sejak 28 Januari 2025, catatan ini disajikan lewat RDAP, bukan lagi lewat protokol WHOIS lama di port 43 yang didefinisikan dalam RFC 3912.
Berdasarkan kebijakan transisi ICANN, dukungan WHOIS port 43 tidak lagi wajib bagi registrar dan registri gTLD; RDAP menjadi sumber resmi.
Setiap pendaftaran domain membuat satu catatan di registri yang mengelola ekstensinya: registrar yang menjualnya, tanggal pendaftaran, pembaruan, dan kedaluwarsa, name server yang dituju, serta kode status yang menjelaskan apa saja yang boleh dilakukan pada domain itu.
Cek whois membaca kembali catatan tersebut. Gratis, terbuka untuk umum, dan sama sekali tidak menyentuh situsnya — Anda bahkan bisa mengecek domain yang belum punya website.
Yang tidak bisa Anda dapatkan dari WHOIS: siapa pengunjung situsnya, siapa penyedia hosting-nya, dan — dalam sebagian besar kasus sejak 2018 — nama serta alamat pemilik domain.
whois.com.tr dikelola oleh Atak Domain, registrar terakreditasi ICANN yang sudah bertahun-tahun bekerja sama dengan berbagai registri. Kami membaca data dari antarmuka yang sama dengan yang secara kontrak wajib kami layani.
Setiap hasil menyebutkan protokol yang menjawab — RDAP, WHOIS port 43, atau langsung dari registri — beserta waktu pengecekannya. Jawaban dari cache juga ditandai.
Jika registri menyembunyikan sebuah kolom atau tidak mempublikasikan kode status, kami menandainya “tidak dipublikasikan”, bukan menebak isinya. Data registri bisa terlambat diperbarui, dan ketersediaan domain bisa berubah sebelum Anda selesai mendaftarkannya.
Setiap ekstensi punya registri sendiri, aturan privasi sendiri, dan perilaku WHOIS sendiri. Daftar 50 ekstensi ini diurutkan berdasarkan volume pencarian cek whois.
WHOIS adalah sistem pengecekan yang memberi Anda akses ke data pendaftaran sebuah domain: registrar, tanggal pendaftaran, tanggal kedaluwarsa, name server, dan kode status. RDAP (Registration Data Access Protocol) adalah protokol akses generasi baru yang telah menggantikan WHOIS untuk domain tingkat atas generik seperti .com, .net, dan .org; jenis datanya sama, tetapi disajikan dengan cara yang lebih terstruktur dan baku. Untuk ekstensi kode negara (ccTLD), sistem pengecekan yang dipakai bergantung pada kebijakan registri masing-masing.
Cek whois atau RDAP pada sebuah domain bisa menampilkan:
Data kontak pribadi pemilik domain (nama, alamat, email, telepon) dalam sebagian besar kasus tidak ditampilkan, atau disamarkan lewat layanan privasi whois, karena kebijakan privasi dan undang-undang pelindungan data.
Setiap pengecekan menampilkan nama domain itu sendiri, registrar, tanggal pendaftaran, pembaruan, dan kedaluwarsa, record name server, kode status domain, serta kontak abuse registrar. Nama, alamat, email, dan nomor telepon pemilik hanya muncul jika perlindungan privasi tidak aktif — sejak 2018, kolom-kolom tersebut disembunyikan di sebagian besar ekstensi.
Jika perlindungan privasi tidak aktif, dan bergantung pada kebijakan ekstensi, registri, registrar, serta undang-undang pelindungan data yang berlaku, biasanya Anda bisa melihat:
Jika perlindungan privasi aktif, data pribadi bisa disamarkan, disembunyikan (REDACTED), atau diganti dengan kontak anonim dari penyedia layanan privasi whois. Namun, meskipun privasi aktif, data berikut biasanya tetap terlihat — jadi anggapan bahwa "tidak ada informasi apa pun yang bisa dilihat" tidak tepat:
Pemilik domain mungkin tetap bisa dihubungi lewat saluran anonim yang disediakan layanan privasi atau proxy. Apakah dan bagaimana pesan diteruskan bergantung pada kebijakan penyedia layanan tersebut.
Dalam sebagian besar pengecekan, tidak. Undang-undang pelindungan data membuat nama dan kontak pemilik tidak ditampilkan di hasil; yang Anda dapatkan adalah registrar yang menjual domain itu, tanggal pendaftaran dan kedaluwarsa, name server, serta kode status.
Jalur untuk menghubungi pemilik tetap terbuka: lewat kontak abuse registrar, atau lewat saluran anonim layanan privasi whois jika layanan itu digunakan. Pendaftaran atas nama badan usaha (badan hukum) dan sebagian ekstensi negara bisa berada di luar pembatasan ini, sehingga apa yang Anda lihat berbeda-beda di setiap ekstensi.
Ketik nama domain di kotak pencarian lalu tekan Enter; datanya muncul dalam beberapa detik. Alat ini gratis untuk lebih dari 1.000 ekstensi, termasuk .com, .net, .de, .ru, .me, .uk, dan .cn.
Yang terjadi di baliknya: permintaan dikirim dari alamat yang diizinkan ke registri yang mengelola ekstensi tersebut, atau ke server WHOIS/RDAP resminya, lalu dijawab dari data pendaftaran yang tersimpan di sistem registrar atau registri. Layar hasil juga menyebutkan sumber mana yang menjawab dan kapan pengecekan dilakukan.
Cek whois biasa dipakai untuk menghubungi pengelola sebuah website, menyelesaikan sengketa, atau menelusuri penyalahgunaan. Hasilnya juga bisa menjadi gambaran awal apakah sebuah nama sudah terdaftar — tetapi ketersediaan akhirnya perlu dipastikan lewat cek domain secara real-time, karena tidak adanya data WHOIS/RDAP belum tentu berarti nama itu bebas didaftarkan (nama tersebut bisa saja dicadangkan, berstatus premium, atau diblokir oleh registri).
RDAP adalah penerus WHOIS yang sudah dibakukan. WHOIS mengirimkan teks biasa lewat port 43; RDAP menyajikan data yang sama dalam bentuk JSON terstruktur lewat HTTPS, dan server mana yang harus ditanya sudah diatur oleh protokolnya sendiri. Sejak 28 Januari 2025, RDAP menjadi sumber resmi data pendaftaran untuk ekstensi generik.
RDAP dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) untuk menutup kekurangan WHOIS. Ciri-ciri utamanya:
Data WHOIS dan RDAP tidak disimpan di satu basis data pusat milik ICANN; data itu berada di sistem registri terkait (organisasi yang mengelola ekstensi) dan registrar (perusahaan yang menjual dan mendaftarkan domain). ICANN menetapkan kerangka kebijakan dan kontrak untuk ekosistem ini, tetapi tidak menyimpan datanya sendiri.
Kode status domain (kode EPP) adalah klasifikasi tersendiri yang menunjukkan kondisi domain saat ini — misalnya kunci transfer, penangguhan, atau proses penghapusan — dan dicantumkan sebagai bagian dari output WHOIS/RDAP.
Privasi whois (sering juga disebut WHOIS protection) adalah layanan yang menjaga data kontak pribadi pemilik domain agar tidak muncul di hasil cek whois publik. Tanpa privasi, data tersebut bisa dilihat siapa saja, sehingga risiko spam dan email iklan yang tidak diinginkan meningkat.
Mengaktifkan privasi adalah pilihan pribadi, tetapi umumnya disarankan agar data pribadi tidak disalahgunakan. Meskipun privasi aktif, informasi yang diwajibkan ICANN — nama registrar, server WHOIS/RDAP terkait, dan alamat kontak abuse — tetap terlihat; yang disembunyikan hanya data pribadi pemilik domain serta kontak teknis dan penagihan.
Data WHOIS Anda biasanya bisa diperbarui di panel kontrol registrar, pada daftar domain, di bagian pengelolaan domain. Menjaga data tetap mutakhir penting agar Anda mematuhi aturan ICANN sekaligus menerima korespondensi terkait WHOIS di alamat yang benar.
ICANN mewajibkan pemilik domain menjaga data kontaknya tetap mutakhir dan menanggapi permintaan verifikasi. Sengaja memberikan data palsu, tidak memperbarui data yang sudah berubah, atau tidak menanggapi permintaan verifikasi dapat, dalam kondisi tertentu, membuat domain ditangguhkan atau dibatalkan. Pengguna dapat melaporkan data WHOIS yang tidak lengkap atau keliru, dan registrar wajib segera memeriksa serta memperbaiki laporan tersebut.
Akurasi data WHOIS sangat bergantung pada pemilik domain yang menjaga datanya tetap mutakhir. Jika data kontak sudah berubah tetapi tidak pernah diperbarui, hasil pengecekan bisa tidak sesuai kenyataan. Karena itu, verifikasi data WHOIS sebelum Anda mengandalkannya untuk urusan penting, misalnya pengajuan perkara hukum.
Tanggal kedaluwarsa yang muncul di hasil WHOIS atau RDAP tidak berarti domain langsung bebas didaftarkan pada hari itu juga. Bergantung pada ekstensinya, domain bisa melewati perpanjangan otomatis, masa tenggang perpanjangan, masa penebusan (redemption), lalu penghapusan. Kapan sebuah nama kembali bisa didaftarkan siapa saja tidak dapat dihitung secara pasti hanya dari hasil WHOIS.
Ya. Anda bisa memakai alat cek whois kami secara gratis untuk semua ekstensi domain yang didukung, tanpa akun dan tanpa perlu mendaftar.
Domain tidak bisa didaftarkan langsung lewat alat cek whois kami. Jika hasil pengecekan menunjukkan nama tersebut tersedia, Anda bisa membelinya melalui registrar sponsor kami.
Data WHOIS umumnya berasal dari catatan pendaftaran yang memang terbuka untuk umum. Untuk domain yang memakai layanan privasi whois, data pribadi yang bisa dijangkau lewat pengecekan hanya terbatas.
Anda bisa mengecek lebih dari 1.000 ekstensi, termasuk .com, .net, .de, .ru, .me, .uk, dan .cn — lengkap dengan tanggal pendaftaran, usia domain, tanggal kedaluwarsa, registrar, serta apakah domain sedang dikunci.
WHOIS membaca data pendaftaran sebuah domain: siapa yang mendaftarkannya, kapan masa aktifnya habis, dan di registrar mana domain itu berada. Cek DNS membaca ke mana nama itu diarahkan saat ini: record A, AAAA, MX, dan TXT. Yang satu menunjukkan fakta administratif, yang lain fakta teknis; keduanya tersedia di tab terpisah pada halaman ini.
Sebagian registri ccTLD tidak mempublikasikan kode status EPP, atau memakai format sendiri. Jika Anda tidak melihat kode apa pun, itu tidak berarti domain bebas dari kunci — hanya saja registri tidak membagikannya. Dalam situasi seperti itu, kami membiarkan kolomnya kosong alih-alih menebak.
Satu domain, satu kali cek, data yang jelas sumbernya.